7 Hal yang Sebaiknya Anda Miliki Sebelum Membuat Blog atau Situs Bisnis

Sudah siapkah Anda membangun situs atau Blog bisnis?

Image 1 of 8

Seperti yang telah Emak digital sebutkan pada post haruskah bisnis online memiliki situs, kali ini kami akan membahas apa saja yang harus lakukan sebelum memulai pemasaran digital dengan menggunakan situs atau blog bisnis.

Situs atau blog bisnis memang memilik keunggulan yang tidak akan dapat dikalahkan oleh pemasaran media sosial. Situs seperti sebuah rumah milik Anda, yang dapat Anda atur desain juga isi (baca: konten) sesuai keinginan Anda. Bahkan kebijakan penggunaan pun Anda yang menentukan.

Sayangnya, investasi pemasaran melalui blog atau situs bukan hal yang murah. Mengawalinya mungkin hanya butuh beberapa rupiah, namun memelihara dan membangunnya, sungguh tidak murah dan tidak mudah.

Jadi, sebelum memulai situs atau blog bisnis Anda, tidak ada salahnya Anda cek dulu kesiapan Anda dengan tujuh pertanyaan berikut ini.

membangun situs bisnis sulit atau tidak

Bikin Situs Bisnis itu Susah Nggak, sih?

membangun situs bisnis sulit atau tidak
Membangun situs bisnis sebetulnya tidak sesulit yang dibayangkan.

Salah satu obrolan yang paling seru di beberapa grup bisnis ibu-ibu adalah

Bikin situs bisnis itu susah nggak sih? Aduh, saya mah gaptek, nggak ngerti optimasi, SEO, dan kode-kode itu…. Tapi gimana ya, pengen juga sih, punya blog atau toko online gitu.

Begitulah, ibu-ibu meski sebetulnya setrong, tapi kadang sudah baper jika masalah yang berkaitan dengan urusan seperti ini. 🙂

Bukan karena takut belajar, namun waktu untuk belajar bagi para ibu memang sangat terbatas. Pekerjaan rumah, urusan jualan online, mengembangkan produk, inovasi, dan lain sebagainya; sudah menghabiskan waktu para ibu.

Jadi, baiknya bagaimana, ya, perlu tidak situs bisnis untuk usaha online?  Dan jika perlu bagaimana cara membuatnya?

Masalah perlu atau tidak, kami pernah membahas pada post “Apakah Pebisnis Online Perlu Punya Situs“. Nah, untuk memulainya, saran kami beli lah pada penyedia domain dan hosting yang telah cukup lama terkenal reputasinya. 

Ada banyak penyedia hosting dan domain di luar sana, semua menawarkan harga yang kompetitif dan seolah menguntungkan bagi pengguna jasa mereka; tapi saran Emak Digital, pilihlah yang telah memiliki nama, juga memberikan after sales alias service yang baik. Misalnya layanan pengaduan masalah 24 jam, sering memberikan tips, menyediakan edukasi bagi para kustomernya, dan seterusnya.

Menggunakan jasa penyedia domain dan hosting terpercaya, tidak hanya akan membantu bisnis dan pemasaran online, namun juga dapat meningkatkan pendapatan dan tujuan pemasaran Anda berhasil.

Lalu bagaimana cara membuat situs bisnis?

Mulailah untuk mengecek kesiapan Anda dengan menjawab pertanyaan apa tujuan Anda untuk membuat situs; apakah sekedar untuk branding, pajangan produk (toko online), atau malah untuk keduanya. Silahkan baca post ” 7 Hal yang Sebaiknya Anda Ketahui Sebelum Membuat Situs Bisnis” untuk keterangan lebih detil.

Langkah kedua, tentu saja mulai membeli domain dan hosting untuk bisnis Anda. Beberapa penyedia jasa ini kadang memberikan layanan untuk menyiapkan situs hingga siap pakai, beberapa hanya memberikan login CP panel dan konsumen lah yang harus membuat situs sendiri.

Jika ada waktu, Anda bisa membuat dan belajar sendiri. Namun, jika merasa ribet, coba gunakan jasa situs builder seperti nusagates.com. Salah seorang kawan kami mendapatkan full service mulai dari membangun situs, bahkan juga membeli domain dan hosting.

Nah, jangan bingung dan ragu lagi, mulai tetapkan hati untuk memiliki rumah dan toko untuk bisnis online Anda. Salam.

Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya

Nulis Apa di Blog Bisnis? 3 Cara Memulai Tulisan pada Situs atau Blog Bisnis Mungkin Bisa Membantu Anda

Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya
Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya

Kendala memulai tulisan pada situs bisnis

Memulai hal-hal kecil seperti membuat tulisan pertama pada situs bisnis, terkadang memang terasa tidak mudah. Merasa tidak percaya diri jika tulisan akan bermanfaat untuk pembaca, merasa kesulitan menentukan kata kunci yang tepat dan bisa memenangkan blog kita pada persaingan pada mesin pencari, membuat daftar “sulit memulai tulisan pada situs bisnis” semakin panjang.

Masih ditambah dengan kenyataan jika membangun situs bisnis butuh usaha nyata, waktu, juga kesabaran dan ketelatenan.

Sudah menjadi rahasia umum jika kita menginginkan hasil yang konsisten, sesuai dengan target yang telah kita tetapkan, sekecil apapun itu, maka hal yang bisa kita lakukan hanyalah 2: konsisten dan disiplin.

Seperti saat ingin menurunkan berat badan dengan hasil yang permanen, maka yang harus dilakukan adalah konsisten mengatur pola makan, olahraga teratur, dan tentu saja disiplin dengan rencana yang telah disusun.

Dan hal itu tidak berbeda jauh dengan dunia blogging.

Ketika membagikan tulisan Anda di media sosial, belum tentu tulisan tersebut akan langsung menjadi viral, atau dibagikan banyak orang. Malah bisa saja hanya beberapa orang saja yang memberikan tanda suka, membaca atau membagikan tulisan Anda.

Blogging, meskipun itu untuk situs bisnis, selayak mengoleksi album-album laris sepanjang masa. Kita harus selalu menunjukkan dan menyesuaikan konten kita dengan pembaca. Selalu berusaha membuktikan bahwa konten kita relevan, dan menunjukkan komitmen kita untuk terus melangkah ke depan. Bagaimana melakukannya? 3 hal berikut ini mungkin bisa membantu Anda.

3 hal yang harus Anda lakukan agar mudah memulai tulisan pertama pada situs bisnis

#1. Analisa persona

Persona adalah karakter fiksi. Dia adalah target positif dan negatif Anda. Target positif adalah mereka yang Anda harapkan untuk datang, berkunjung ke situs bisnis Anda. Target yang kemudian melakukan transaksi atau apapun yang Anda harapkan dari pengunjung situs bisnis Anda.

Sementara target negatif adalah mereka yang tidak menjadi target utama Anda. Dalam kategori ini Anda bisa memasukkan mereka yang diluar jangkauan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Misalnya pelajar yang mencari referensi tulisan, mereka yang berada pada usia persona positif Anda, namun berada di kelas sosial berbeda, memiliki latar pendidikan berbeda, dan seterusnya.

Menentukan persona sangat penting agar Anda mudah menetapkan gaya bahasa, topik, juga writing voice yang tepat untuk situs bisnis Anda.

#2. Tentukan kata kunci

Kata kunci penting untuk situs bisnis Anda. Tujuannya untuk “menghantarkan” mesin pencari menuju ke situs atau blog Anda.

Anda dapat menggunakan Google Trends, Google Keyword Planner (sekarang menjadi Google Ads), keywordtools.io, SEMRUSH, Ahrefs, WordStream, dan masih banyak lagi.

Pilih kata kunci dengan volume pencarian medium. Cara lainnya, modifikasi kata kunci dari Google Trends agar menjadi Long Tail Keywords.

Kumpulkan kata kunci Anda pada sebuah tabel, dan mari lanjutkan pada langkah ketiga. 🙂

#3. Jadwalkan

Salah satu masalah besar dalam membangun situs bisnis adalah konsistensi.

Kami mengetahui, jika ada banyak hal yang seorang pebisnis lakukan. Biasanya, memikirkan pengembangan produk, pemasaran, analisa keuangan adalah hal-hal utama yang seorang pelaku bisnis lakukan. Hingga akhirnya, menulis atau update post situs bisnis berada dalam daftar terakhir to-do-list.

Karena itu, cobalah buat jadwal konten Anda di awal bulan, dan lakukan di pagi hari, ketika Anda belum terganggu dengan jadwal lainnya.

Menjadwalkan konten di awal bulan akan mengurangi jumlah to-do-list harian Anda. Anda pun akan lebih mudah fokus pada jenis konten atau topik yang ingin Anda sampaikan sesuai dengan program pemasaran yang sedang Anda kerjakan.

Bila kemudian Anda masih juga belum memiliki waktu, untuk menuliskannya, cobalah gunakan jasa Content Creator atau Content Writer untuk melakukannya. Pastikan pemberi jasa tersebut bersedia terbuka untuk konsultasi dan membantu keperluan Anda dalam membuat konten yang tepat.

Semoga artikel di atas, dan selamat memulai tulisan pertama pada situs bisnis Anda! 😉

Rahayu,

EmakDigital.com

situs_blog_bisnis_tidak_muncul_di_halaman_pertama_google (2)

Mengapa Situs atau Blog Bisnis Saya Tidak Muncul Di Halaman Pertama Google?

situs_blog_bisnis_tidak_muncul_di_halaman_pertama_google (2)

Banyak variabel yang mempengaruhi mengapa sebuah situs atau blog bisnis tidak muncul di halaman pertama Google

Akhir pekan kemarin, saya beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari dengan menonton kembali episode spesial serial drama korea, W2World.  Sebuah drama yang bercerita tentang tokoh animasi, yang dapat keluar ke dunia nyata.

Ketika pemain utama, Kang Chul, berkata jika di dunia ini ada banyak sekali variabel yang tidak bisa duga, saya tiba-tiba teringat pertanyaan salah seorang kawan, yang merasa resah, mengapa blog barunya tidak juga muncul di halaman pertama Google.

Well, pertanyaan “kapan situs saya akan muncul di mesin pencari Google“, memang sering menjadi pertanyaan utama bagi para pemula. Tidak hanya Anda, saya pun juga mengalaminya. Kita sudah bekerja keras membangun blog atau situs bisnis, tentu saja kita ingin melihat hasilnya bukan?

Seperti yang pernah Emak Digital sampaikan pada artikel “7 Hal yang Harus Anda miliki Sebelum Membangun Situs“, untuk dapat menghasilkan seperti yang Anda harapkan, paling tidak situs blog biasanya butuh waktu setidaknya 6 bulan. Itupun, dengan syarat, Anda konsisten update blog, berbagi di media sosial, dan aktivitas pendukung lainnya.

Selain itu, masih ada banyak faktor yang mempengaruhi mengapa sebuah situs tidak muncul di mesin pencari Google.

Oya, ada yang harus Anda garis bawahi disini, tidak ada seorangpun yang tahu pasti bagaimana robot Google bekerja mengindeks sebuah situs.

Seperti Kang Chul bilang, ada banyak variabel di dunia ini; begitu juga dengan cara kerja mesin pencari Google, banyak faktor yang digunakan untuk memasukkan sebuah situs atau halaman ke dalam indeks pencarian Google. Bahkan, Google sendiri menyatakan hal tersebut dalam salah satu halaman Webmasternya.

Okay, jadi apakah kita harus menyerah pada variabel? Tentu saja tidak. Anda berselancar dan menemukan situs ini karena sedang mencari jawaban bukan? Baik, mari kita diskusikan satu persatu.

Pastikan Anda tahu jenis hosting, dan jenis layanan yang Anda butuhakan, sebelum memilih hosting yang tepat untuk situs Anda

3 Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Memilih Hosting pertama kali

Pastikan Anda tahu jenis hosting, dan jenis layanan yang Anda butuhakan, sebelum memilih hosting yang tepat untuk situs Anda
Pastikan Anda tahu jenis hosting, dan jenis layanan yang Anda butuhakan, sebelum memilih hosting yang tepat untuk situs Anda

Halo, selamat pagi, selamat datang di emakdigital.com

Ini adalah post pertama dalam situs emakdigital.com. Situs ini merupakan tempat saya, Rahayu Pawitri, berbagi sedikit pengetahuan tentang pemasaran digital, atau biasa dikenal dengan digital marketing.

Emakdigital.com, sebetulnya merupakan situs ketiga saya. Situs pertama, smartcontentind.com, berubah nama menjadi kontenunik.com di akhir tahun lalu. Sayang, umur kontenunik tidak lama. Karena sebuah kesalahan, nama domain tersebut tidak dapat saya perpanjang.

Saya sedang overload pekerjaan, saat penyedia nama domain menghubungi jika nama domain kontenunik, beberapa hari lagi akan expired. Sayangnya, di hari yang sama saya juga tidak dapat menggunakan fasilitas e-banking karena rekening saya terblokir.

Berbekal informasi dari teman, hosting saya masih dapat digunakan meskipun domain saya mati, saya memilih membiarkan domain kontenunik.com mati.

Kesalahan saya adalah, saya tidak mencari informasi lebih jauh, apa saja yang saya butuhkan untuk memasukkan domain baru pada hosting yang telah tersedia.

Ternyata, saya dapat memasukkan domain baru jika saya memiliki regristar login, atau login 0 hosting. Yang sayangnya lagi, kedua fasilitas tersebut tidak tersedia pada penyedia hosting saya.

Begitulah, hangus semua tulisan yang pernah saya tulis sejak Desember 2016. Tidak banyak memang, namun sungguh membangun situs, sebetulnya bukan sebuah pekerjaan yang mudah. Mencari topik yang tepat, menentukan writing voice, dan terlebih memilih nama domain yang sesuai dengan brand yang diharapakan, bukanlah pekerjaan yang mudah.

Yang harus Anda lakukan saat memilih penyedia hosting yang tepat

Dari kejadian tersebut, saya mengambil pelajaran, memilih penyedia hosting, memang benar-benar harus sangat hati-hati (sengaja banyak repetisi ☺).

Masalahnya, ada banyak penyedia hosting di luar sana. Dan mereka menawarkan harga paket yang beragam; mulai dari yang paling murah (hanya Rp100.000) hingga yang jutaan rupiah per tahunnya.

Setelah mengalami kejadian diatas, selain ngobrol dengan kawan yang sudah paham dalam bidang ini, saya juga berselancar di mesin pencari untuk mencari cara terbaik menemukan hosting bisnis. Dan inilah hasil dari pencarian saya.