Mengapa Situs atau Blog Bisnis Saya Tidak Muncul Di Halaman Pertama Google?

Banyak variabel yang mempengaruhi mengapa sebuah situs atau blog bisnis tidak muncul di halaman pertama Google

Akhir pekan kemarin, saya beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari dengan menonton kembali episode spesial serial drama korea, W2World.  Sebuah drama yang bercerita tentang tokoh animasi, yang dapat keluar ke dunia nyata.

Ketika pemain utama, Kang Chul, berkata jika di dunia ini ada banyak sekali variabel yang tidak bisa duga, saya tiba-tiba teringat pertanyaan salah seorang kawan, yang merasa resah, mengapa blog barunya tidak juga muncul di halaman pertama Google.

Well, pertanyaan “kapan situs saya akan muncul di mesin pencari Google“, memang sering menjadi pertanyaan utama bagi para pemula. Tidak hanya Anda, saya pun juga mengalaminya. Kita sudah bekerja keras membangun blog atau situs bisnis, tentu saja kita ingin melihat hasilnya bukan?

Seperti yang pernah Emak Digital sampaikan pada artikel “7 Hal yang Harus Anda miliki Sebelum Membangun Situs“, untuk dapat menghasilkan seperti yang Anda harapkan, paling tidak situs blog biasanya butuh waktu setidaknya 6 bulan. Itupun, dengan syarat, Anda konsisten update blog, berbagi di media sosial, dan aktivitas pendukung lainnya.

Selain itu, masih ada banyak faktor yang mempengaruhi mengapa sebuah situs tidak muncul di mesin pencari Google.

Oya, ada yang harus Anda garis bawahi disini, tidak ada seorangpun yang tahu pasti bagaimana robot Google bekerja mengindeks sebuah situs.

Seperti Kang Chul bilang, ada banyak variabel di dunia ini; begitu juga dengan cara kerja mesin pencari Google, banyak faktor yang digunakan untuk memasukkan sebuah situs atau halaman ke dalam indeks pencarian Google. Bahkan, Google sendiri menyatakan hal tersebut dalam salah satu halaman Webmasternya.

Okay, jadi apakah kita harus menyerah pada variabel? Tentu saja tidak. Anda berselancar dan menemukan situs ini karena sedang mencari jawaban bukan? Baik, mari kita diskusikan satu persatu.

Berada di halaman pertama Google atau mesin pencari lainnya, akan membantu keberhasilan pemasaran digital Anda
Berada di halaman pertama Google atau mesin pencari lainnya, akan membantu keberhasilan pemasaran digital Anda

Pertama, mari kita coba tes terlebih dahulu, apakah situs Anda muncul dalam hasil pencarian Google. Berikut ini caranya:

  • Bersihkan riwayat pencarian dan data cache pada komputer Anda
  • Buka jendela browser Anda dalam metode “Penyamaran” (klik tiga tombol di samping kanan browser, dan pilih “Jendela Penyamaran Baru”)
  • Masukkan URL atau nama domain situs Anda tanpa tambahan kata apa pun 

Jika situs Anda tidak muncul di Google pencarian, ada kemungkinan situs Anda belum terindeks oleh Google. 

Tapi benarkah sebuah situs sangat penting untuk berada pada halaman pertama Google? Mengapa jika jualan online melalui situs atau blog bisnis perlu mengusahakan untuk berada pada mesin pencari? 

Mengapa ranking situs di mesin pencari penting

Alasan mengapa situs Anda perlu ada di halaman pertama mesin pencari hanya satu, karena kebanyakan orang tidak akan mencari jawaban selain di halaman pertama (saya yakin Anda juga seperti itu bukan?).

Sebuah penelitian membuktikan jika situs yang ada di top list pencarian organik Google mendapat trafik sebesar 33%, dan 18% untuk posisi kedua. Prosentase tersebut terus menurun untuk posisi-posisi berikutnya.

Jadi, tidaklah cukup situs Anda terindeks oleh Google, Bing, juga Yahoo

Artikel terkait: Ingin bisnis Anda masuk pencarian Google? Gunakan saja Google Bisnisku

Mengapa situs bisnis Anda tidak muncul di halaman pencarian

Para guru SEO saya sering berkata, “Parameter Google itu tricky“, karena itu tidak ada yang bisa memastikan trik yang benar-benar manjur untuk membuat sebuah situs masuk dalam mesin pencari.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab situs Anda tidak muncul di mesin pencari, diantaranya:

Alasan #1. Situs Anda hanya belum terindeks, misal karena masih baru
Mesin pencari butuh waktu untuk bisa mengindeks situs Anda. Bisa dalam waktu satu minggu atau malah lebih. Ini terjadi karena situs Anda masih baru dan belum memiliki inbound links.

Jadi apa yang harus dilakukan?

Pertama, buatlah akun di Google Webmaster Tools. Setelah itu, masukkan sitemap.xml URL Anda, dan minta Google untuk merayapi kembali situs Anda.

Jika Anda tidak ingin membuat akun Webmaster, Anda bisa menambahkan URL situs Anda pada link berikut http://www.google.com/addurl/

Google tidak selalu menambahkan URL yang didaftarkan ke indeks mereka. Mereka juga tidak menjamin atau bisa memprediksi jika URL yang telah didaftarkan akan muncul dalam indeks URL mereka. 

Tapi bila situs baru Anda terayapi, biasanya butuh waktu satu atau dua minggu untuk masuk ke dalam indeks Google. Jadi, bila dalam nanti situs Anda masih belum terayapi, cobalah lagi untuk melakukan langkah-langkah diatas. 

Cara lain yang bisa Anda gunakan adalah membangun link dengan situs lain. Anda dapat meminta bantuan teman yang memiliki blog untuk menautkan situsnya dengan situs milik Anda. 

Jika Anda memiliki budget, Anda dapat menitipkan link situs Anda pada beberapa Blogger yang masih dalam satu kategori dengan blog Anda. 

Situs atau blog bisnis tidak ada di halaman pertama Google? Bisa jadi karena situs atau blog bisnis Anda masuk dalam de-indeks Google
Situs atau blog bisnis tidak ada di halaman pertama Google? Bisa jadi karena situs atau blog bisnis Anda masuk dalam de-indeks Google

Alasan #2. Situs Anda memiliki tags “no index”

Anda bisa menambahkan custom code untuk memberitahu kepada mesin pencari agar mengindeks atau tidak mengindeks halaman tertentu. Bila Anda atau seseorang menambahkan kode ini di situs Anda, bisa jadi ini adalah alasan situs Anda tidak terayapi oleh mesin pencari.

Alasan #3. Situs Anda kurang dioptimasi agar bisa dirayapi oleh mesin pencari

Dalam halaman FAQ Webmaster, Google menyebutkan, saat Anda mendaftarkan situs Anda pada mesin pencari, “seekor laba-laba” akan dikirimkan ke situs Anda untuk merayapi seluruh isi konten yang Anda miliki. Dan sayangnya, laba-laba ini tidak melihat situs Anda seperti pengunjung Anda.

Mereka akan mencari meta content, jumlah kata kunci yang digunakan, konten yang relevan, dan banyak lagi.

Karena itulah, Anda perlu mempertimbangkan konten seperti apa yang mesin pencari akan lihat di situs Anda

Alasan #4. Kata kunci marketing Anda terlalu kompetitif

Mesin pencari membantu para pengguna internet untuk menemukan konten spesifik seperti yang mereka butuhkan. 

Jika frasa kata kunci yang Anda gunakan pada situs atau blog bisnis Anda terlalu kompetitif, atau istilahnya terlalu umum, plus situs atau blog bisnis Anda masih baru, bisa jadi Anda akan kalah dalam persaingan di mesin pencari. 

Bagaimana mengatasinya? Pilih frasa kata kunci yang persaingannya “medium” atau gunakan frasa kata kunci yang lebih mendetil (long tail keyword). 

Alasan #5. Tidak semua kata kunci memiliki bobot yang sama

Sangatlah mudah untuk mengurutkan kata kunci yang tidak relevan pada mesin pencari. Sayangnya, memang cukup sulit untuk mengelompokkan kata kunci yang menguntungkan untuk bisnis Anda.

Bagi situs bisnis Anda hanya ada dua kelompok kata kunci. Kelompok pertama adalah kata kunci yang akan menguntungkan situs bisnis Anda, sementara kelompok kedua adalah kata kunci yang akan membawa situs Anda pada halaman pertama Google.

Jadi, pastikan kata kunci Anda relevan dengan tujuan Anda membuat situs atau blog bisnis, sekaligus menajwab pertanyaan target konsumen Anda. 

Alasan #6. Situs Anda sudah dihapus oleh Google

Ada beberapa alasan mengapa Google menghapus sebuah situs dari daftar indeks atau dari hasil pencarian untuk sementara waktu atau bahkan selamanya.

Misalkan situs Anda memang telah melanggar hukum, tidak sesuai dengan persyaratan Google, mengganggu pengguna mendapatkan informasi yang relevan.

Berikut adalah kategori penghapusan situs dari hasil pencarian:

  • Deindexed – Apabila domain Anda benar-benar dibuang oleh Google, dengan kata lain situs Anda di Banned oleh Google.
  • Penalized – Apabila domain dan halaman situs Anda masih ada, hanya saja tidak di indeks oleh Google, dan tidak ada satupun dari situs Anda bisa ditemukan dari mesin pencari manapun. Penalti bisa terjadi otomatis, yang diukur melalui algoritma Google atau di terapkan manual oleh salah satu karyawan di Google.
  • Sandboxed – Situs Anda tidak dalam status Deindeks atau penalti, tapi trafik yang Anda dapatkan dari Google tiba-tiba turun dengan drastis.

Biasanya, Google akan mengirimkan pemberitahuan melalui Search Console bila situs Anda tidak sesuai dengan panduan Google.

Bila situs Anda mendapatkan pemberitahuan serupa, Anda dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan sesuai persyaratan Google, dan kemudian mendaftarkan kembali situs Anda.

Okay, itu beberapa hal yang bisa menjadi penyebab situs Anda tidak segera muncul di hasil pencarian Google.

Sampai jumpa diartikel berikutnya. 😉  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *