7 Hal yang Sebaiknya Anda Miliki Sebelum Membuat Blog atau Situs Bisnis

Sudah siapkah Anda membangun situs atau Blog bisnis?

Image 1 of 8

Seperti yang telah Emak digital sebutkan pada post haruskah bisnis online memiliki situs, kali ini kami akan membahas apa saja yang harus lakukan sebelum memulai pemasaran digital dengan menggunakan situs atau blog bisnis.

Situs atau blog bisnis memang memilik keunggulan yang tidak akan dapat dikalahkan oleh pemasaran media sosial. Situs seperti sebuah rumah milik Anda, yang dapat Anda atur desain juga isi (baca: konten) sesuai keinginan Anda. Bahkan kebijakan penggunaan pun Anda yang menentukan.

Sayangnya, investasi pemasaran melalui blog atau situs bukan hal yang murah. Mengawalinya mungkin hanya butuh beberapa rupiah, namun memelihara dan membangunnya, sungguh tidak murah dan tidak mudah.

Jadi, sebelum memulai situs atau blog bisnis Anda, tidak ada salahnya Anda cek dulu kesiapan Anda dengan tujuh pertanyaan berikut ini.

Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya

Nulis Apa di Blog Bisnis? 3 Cara Memulai Tulisan pada Situs atau Blog Bisnis Mungkin Bisa Membantu Anda

Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya
Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya

Kendala memulai tulisan pada situs bisnis

Memulai hal-hal kecil seperti membuat tulisan pertama pada situs bisnis, terkadang memang terasa tidak mudah. Merasa tidak percaya diri jika tulisan akan bermanfaat untuk pembaca, merasa kesulitan menentukan kata kunci yang tepat dan bisa memenangkan blog kita pada persaingan pada mesin pencari, membuat daftar “sulit memulai tulisan pada situs bisnis” semakin panjang.

Masih ditambah dengan kenyataan jika membangun situs bisnis butuh usaha nyata, waktu, juga kesabaran dan ketelatenan.

Sudah menjadi rahasia umum jika kita menginginkan hasil yang konsisten, sesuai dengan target yang telah kita tetapkan, sekecil apapun itu, maka hal yang bisa kita lakukan hanyalah 2: konsisten dan disiplin.

Seperti saat ingin menurunkan berat badan dengan hasil yang permanen, maka yang harus dilakukan adalah konsisten mengatur pola makan, olahraga teratur, dan tentu saja disiplin dengan rencana yang telah disusun.

Dan hal itu tidak berbeda jauh dengan dunia blogging.

Ketika membagikan tulisan Anda di media sosial, belum tentu tulisan tersebut akan langsung menjadi viral, atau dibagikan banyak orang. Malah bisa saja hanya beberapa orang saja yang memberikan tanda suka, membaca atau membagikan tulisan Anda.

Blogging, meskipun itu untuk situs bisnis, selayak mengoleksi album-album laris sepanjang masa. Kita harus selalu menunjukkan dan menyesuaikan konten kita dengan pembaca. Selalu berusaha membuktikan bahwa konten kita relevan, dan menunjukkan komitmen kita untuk terus melangkah ke depan. Bagaimana melakukannya? 3 hal berikut ini mungkin bisa membantu Anda.

3 hal yang harus Anda lakukan agar mudah memulai tulisan pertama pada situs bisnis

#1. Analisa persona

Persona adalah karakter fiksi. Dia adalah target positif dan negatif Anda. Target positif adalah mereka yang Anda harapkan untuk datang, berkunjung ke situs bisnis Anda. Target yang kemudian melakukan transaksi atau apapun yang Anda harapkan dari pengunjung situs bisnis Anda.

Sementara target negatif adalah mereka yang tidak menjadi target utama Anda. Dalam kategori ini Anda bisa memasukkan mereka yang diluar jangkauan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Misalnya pelajar yang mencari referensi tulisan, mereka yang berada pada usia persona positif Anda, namun berada di kelas sosial berbeda, memiliki latar pendidikan berbeda, dan seterusnya.

Menentukan persona sangat penting agar Anda mudah menetapkan gaya bahasa, topik, juga writing voice yang tepat untuk situs bisnis Anda.

#2. Tentukan kata kunci

Kata kunci penting untuk situs bisnis Anda. Tujuannya untuk “menghantarkan” mesin pencari menuju ke situs atau blog Anda.

Anda dapat menggunakan Google Trends, Google Keyword Planner (sekarang menjadi Google Ads), keywordtools.io, SEMRUSH, Ahrefs, WordStream, dan masih banyak lagi.

Pilih kata kunci dengan volume pencarian medium. Cara lainnya, modifikasi kata kunci dari Google Trends agar menjadi Long Tail Keywords.

Kumpulkan kata kunci Anda pada sebuah tabel, dan mari lanjutkan pada langkah ketiga. 🙂

#3. Jadwalkan

Salah satu masalah besar dalam membangun situs bisnis adalah konsistensi.

Kami mengetahui, jika ada banyak hal yang seorang pebisnis lakukan. Biasanya, memikirkan pengembangan produk, pemasaran, analisa keuangan adalah hal-hal utama yang seorang pelaku bisnis lakukan. Hingga akhirnya, menulis atau update post situs bisnis berada dalam daftar terakhir to-do-list.

Karena itu, cobalah buat jadwal konten Anda di awal bulan, dan lakukan di pagi hari, ketika Anda belum terganggu dengan jadwal lainnya.

Menjadwalkan konten di awal bulan akan mengurangi jumlah to-do-list harian Anda. Anda pun akan lebih mudah fokus pada jenis konten atau topik yang ingin Anda sampaikan sesuai dengan program pemasaran yang sedang Anda kerjakan.

Bila kemudian Anda masih juga belum memiliki waktu, untuk menuliskannya, cobalah gunakan jasa Content Creator atau Content Writer untuk melakukannya. Pastikan pemberi jasa tersebut bersedia terbuka untuk konsultasi dan membantu keperluan Anda dalam membuat konten yang tepat.

Semoga artikel di atas, dan selamat memulai tulisan pertama pada situs bisnis Anda! 😉

Rahayu,

EmakDigital.com

situs_blog_bisnis_tidak_muncul_di_halaman_pertama_google (2)

Mengapa Situs atau Blog Bisnis Saya Tidak Muncul Di Halaman Pertama Google?

situs_blog_bisnis_tidak_muncul_di_halaman_pertama_google (2)

Banyak variabel yang mempengaruhi mengapa sebuah situs atau blog bisnis tidak muncul di halaman pertama Google

Akhir pekan kemarin, saya beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari dengan menonton kembali episode spesial serial drama korea, W2World.  Sebuah drama yang bercerita tentang tokoh animasi, yang dapat keluar ke dunia nyata.

Ketika pemain utama, Kang Chul, berkata jika di dunia ini ada banyak sekali variabel yang tidak bisa duga, saya tiba-tiba teringat pertanyaan salah seorang kawan, yang merasa resah, mengapa blog barunya tidak juga muncul di halaman pertama Google.

Well, pertanyaan “kapan situs saya akan muncul di mesin pencari Google“, memang sering menjadi pertanyaan utama bagi para pemula. Tidak hanya Anda, saya pun juga mengalaminya. Kita sudah bekerja keras membangun blog atau situs bisnis, tentu saja kita ingin melihat hasilnya bukan?

Seperti yang pernah Emak Digital sampaikan pada artikel “7 Hal yang Harus Anda miliki Sebelum Membangun Situs“, untuk dapat menghasilkan seperti yang Anda harapkan, paling tidak situs blog biasanya butuh waktu setidaknya 6 bulan. Itupun, dengan syarat, Anda konsisten update blog, berbagi di media sosial, dan aktivitas pendukung lainnya.

Selain itu, masih ada banyak faktor yang mempengaruhi mengapa sebuah situs tidak muncul di mesin pencari Google.

Oya, ada yang harus Anda garis bawahi disini, tidak ada seorangpun yang tahu pasti bagaimana robot Google bekerja mengindeks sebuah situs.

Seperti Kang Chul bilang, ada banyak variabel di dunia ini; begitu juga dengan cara kerja mesin pencari Google, banyak faktor yang digunakan untuk memasukkan sebuah situs atau halaman ke dalam indeks pencarian Google. Bahkan, Google sendiri menyatakan hal tersebut dalam salah satu halaman Webmasternya.

Okay, jadi apakah kita harus menyerah pada variabel? Tentu saja tidak. Anda berselancar dan menemukan situs ini karena sedang mencari jawaban bukan? Baik, mari kita diskusikan satu persatu.

Haruskah Pebisnis Online Memiliki Situs Bisnis?

Beberapa hari lalu, salah satu teman Emak Digital yang sedang belajar membangun blog bisnis, mengeluh. Beliau menyerah jika harus terus-menerus berkutat dengan blog dan tulisan.

“Order saja sudah numpuk, bagaimana mau nulis? Belum lagi harus ada pengembangan bisnis,” begitu keluhnya. Admin Emak Digital pun membatin, itulah mengapa ada jasa Content Creator seperti Emak Digital ini 🙂

Tak berapa lama, Beliau pun bertanya, “Apa harus punya situs atau blog bisnis, jika ingin menjalankan usaha online?” Nah!

Seberapa penting pebisnis online memiliki situs bisnis?

Jujur, jika Emak Digital hanya berpikir tentang keuntungan dan potensi untuk mendapatkan job, maka jawabannya pasti “Iya, seorang pebisnis online wajib punya situs bisnis.”

Sayangnya, fakta diluar sana tidak seperti itu. Kami kenal beberapa pelaku bisnis online, yang tidak memiliki atau menggunakan situs bisnis untuk memperlancar kegiatan pemasaran mereka. Salah satunya adalah mentor bisnis kami, Ibu Indari Mastuti.

Pemilik Indscript Creative ini, sekarang memperluas lini bisnisnya di bidang fashion dengan mendirikan IndsBlack. IndsBlack khusus memproduksi handsock atau sarung tangan untuk para wanita.

Sejauh yang kami tahu, Beliau hanya menggunakan Facebook sebagai sarana pemasarannya (meskipun pada akhirnya Beliau membangun situs untuk pemasaran dan katalog Inblack). Dan pemasaran Beliau pun sudah sangat sukses besar. Jaringan marketer yang menyasar kelas ekonomi menengah ini, tersebar di seluruh penjuru Indonesia, bahkan hingga keluar negeri.

Jadi, penting atau tidak penting sebuah situs bisnis, sebetulnya tergantung pada kebutuhan dan pangsa pasar Anda. Jika sasaran Anda memang mereka yang berada diseluruh dunia maya, biasa berselancar untuk menemukan produk yang mereka butuhkan, ya, silahkan saja, bangun dan buat situs Anda agar selalu ada di halaman pertama mesin pencari.

Begitu juga jika pangsa pasar lebih banyak berada di media sosial, gunakan saja aplikasi tersebut untuk memaksimalkan omset Anda.

Hanya saja, situs atau blog bisnis memang memiliki satu kelebihan dibandingkan platform pemasaran media sosial.

Kelebihan situs atau blog bisnis dibanding media sosial dan platform pemasaran lainnya

Pernahkan Anda mendengar iklan pembuatan situs atau blog bisnis? Biasanya pada iklan tersebut akan diberi tambahan, alasan mengapa blog bisnis sangat penting untuk pemasaran online Anda.

Anda mungkin akan mendengar jika situs bisnis berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas, mengurangi biaya percetakan, sebagai identitas bisnis, dan masih banyak lagi.

Kelebihan diatas memang tidak salah, tapi ada satu hal yang paling kami rekomendasikan, dan jadikan alasan mengapa seorang pebisnis online perlu memiliki situs atau blog bisnis; yaitu keleluasaan Anda untuk mengontrol konten, perilaku pembaca, cara hendak berpromosi, dan masih banyak lagi.

Karena situs bisnis, ibarat sebuah rumah yang Anda miliki. Apapun yang hendak Anda lakukan pada rumah tersebut, tidak ada yang bisa membatasi.

Beda halnya dengan media sosial. Platformnya saja sudah bukan milik Anda bukan? Dan tentu saja cara Anda memasarkan produk atau jasa, harus mengikuti peraturan si Pemilik platform.

Jika kemudian platform media sosial itu tutup pun, tidak ada yang bisa Anda lakukan (Anda generasi 80-90an tentu familiar dengan Multiply, bukan?).

Semua foto, konten, bahkan daftar kustomer yang pernah Anda kumpulkan, akan ikut hilang.

Salah seorang guru SEO kami pernah berkata,

“Silahkan gunakan tools, media sosial atau apapun untuk berpromosi, tapi mulailah bangun situs atau blog bisnis. Ibarat di musim hujan, situs atau blog bisnis adalah payung, cadangan, yang bisa kita gunakan saat semua tools dan media sosial mengubah algoritma, peraturan, atau apapun namanya.”

Jadi, apakah situs atau blog bisnis penting? Sekali lagi, tergantung kebutuhan Anda.

Jika Anda bicara tentang pemasaran online jangka panjang, maka sebaiknya Anda pertimbangkan untuk memilikinya.

Jika waktu menjadi kendala, gunakan saja jasa Content Creator, Content Writer, SEO spesialist, atau siapa saja sesuai dengan kebutuhan pemasaran online Anda.

Tapi, bila yang Anda butuhkan saat ini adalah putaran dana secepatnya, maka pilihlah platform dimana pasar terbesar Anda berada.

Bagaimanapun, ada beberapa kesiapan yang sebaiknya Anda penuhi, sebelum memulai sebuah situs atau blog bisnis.

Apa saja check list kesiapannya? Emak Digital akan bahas dalam post berikutnya.

Salam,

Rahayu, EmakDigital.com