5 Hal yang Dapat Menghalangi Trafik pada Situs Bisnis Anda

Hal-hal sepele, ternyata dapat menghalangi trafik pada situs atau blog bisnis

Update setiap hari, sudah. Share di media sosial bahkan grup chat pun sudah, tapi kenapa ya, trafik pada situs bisnis tidak juga meningkat?

Sebagai Bloger atau pun content marketer, trafik pada situs bisnis atau pun blog juga sama pentingnya untuk saya. Karena dari trafik inilah, lead yang akan menjadi konversi.

Namun, berkompetisi di dunia maya agar selalu menjadi rujukan pertama. juga bukan hal yang mudah. Ada jutaan kompetitor diluar sana yang juga ingin menjadi yang pertama.

Sayangnya, tanpa disadari kadang kita membuat kesalahan yang justru menghalangi trafik mesin pencari menuju blog atau situs bisnis kita. Entah karena salah perencanaan di awal, atau karena kekurang tahuan atas seluk beluk digital marketing dan SEO.

Syukurlah, diluar sana, ada banyak master digital marketing yang sering membagikan tipsnya untuk membantu audience atau followernya mencapai tujuan situs bisnisnya.

Dan pagi ini, saya mendapatkan tips tentang bagaimana meningkatkan trafik blog dari seorang master digital marketing, Neil Patel.

5 kesalahan yang dapat menghalangi trafik blog atau situs bisnis

1. Meletakkan tanggal pada URL

Mesin pencari seperti Google sangat menyukai konten terbaru. Karena itu jika kita mengatur URL kita dengan tambahan tanggal (namadomain.com/tahun/bulan/ judul artikel), maka bisa jadi, konten tersebut tidak akan dianggap relevan lagi setelah beberapa waktu berjalan.

Cara untuk mengatur agar tampilan URL Anda tanpa mencamtumkan tanggal sangatlah mudah.

Bagi Anda pengguna platform WordPress, cukup menuju bagian Setting (Pengaturan), gulir pada opsi “Permalink”, dan pilih “Post name”. Simpan pengaturan Anda.

Sayangnya, opsi ini tidak tersedia pada pengguna platform Blogger (dulu blogspot), meski nama blog atau situs bisnis Anda sudah menggunakan nama domain pribadi.

2. Tidak memiliki internal link

Agar mendapat ranking atau trafik yang lebih baik, artikel yang Anda tulis pada blog bisnis perlu untuk “bekerja sama” dengan artikel lain dalam kategori yang sama.

Jadi saat membuat artikel baru, tambahkanlah link atau tautan pada artikel lain yang pernah Anda tulis. Jangan lupa, pilih dengan anchor text yang tepat.

3. Hanya peduli tentang SEO saja

Menurut Neil, SEO tidak hanya tentang building link, on-page off page SEO, social media sharing, dan lain sebagainya; branding ternyata masuk juga di dalamnya.

Sesungguhnya tidak hanya Facebook, Twitter, Linkdn yang peduli tentang berita-berita palsu, Google pun ternyata juga peduli akan hal itu.

Jadi, jika ingin artikel dan situs Anda teru dilirik Google, maka jangan lupa untuk membangun brand bisnis Anda juga.

Caranya, dengan mengajak pembaca Anda untuk selalu kembali ke situs Anda, terutama jika Anda baru saja mempublikasikan artikel baru.

Anda dapat menggunakan aplikasi bantuan seperti subscriber.com atau Hello Bar untuk mengirimkan notifikasi pada pembaca Anda.

4. Tidak memperbarui konten lama

Menulis konten yang informatif dan terbaru memang cara terbaik untuk membuat pembaca datang dan kembali ke situs kita. Tapi jangan lupa, informasi yang kita tulis bisa saja sudah ketinggalan jaman.

Karena itu, updating content tidak hanya berarti menulis post baru pada blog atau situs bisnis Anda, tapi juga berarti memperbarui informasi yang ada di dalamnya.

Google adalah mesin pencari yang menyukai artikel-artikel terbaru. Dan mesin pencari ini cenderung meletakkan hal baru pada urutan yang lebih tinggi.

Tidak berarti Anda harus menulis ulang semua pos lama, cukup tulis satu-dua paragraf dan publikasikan. Tentu saja, Anda pun harus memperbarui lagi informasi di dalamnya jika sudah tak sesuai dengan kondisi saat ini.

5. Tidak mempertimbangkan pembaca Anda

Sudah pernah mendengar jika SEO saat ini berarti Search Experience Optimization, bukan Search Engine Optimization?

Artinya, Google akan sangat memperhatikan bagaimana tingkah laku pembaca Anda saat mengunjungi situs atau blog bisnis Anda. Bila mereka langsung menutup atau memilih tanda panah “kembali”, Google akan membaca jika situs Anda tidak relevan dengan pencarian pembaca atau target user Anda.

Jadi, alih-alih hanya peduli dengan SEO, perhatikan juga kualitas konten Anda. Misalnya dengan memperhatikan bahasa, akurasi informasi, menambahkan gambar yang eye catching dan lebih mewakili pembaca, dan seterusnya.

Membangun situs atau blog bisnis memang bukan hal yang mudah, butuh komitmen yang kuat dan fokus pada tujuan agar tujuan bisnis Anda tercapai.

7 Hal yang Sebaiknya Anda Miliki Sebelum Membuat Blog atau Situs Bisnis

Sudah siapkah Anda membangun situs atau Blog bisnis?

Image 1 of 8

Seperti yang telah Emak digital sebutkan pada post haruskah bisnis online memiliki situs, kali ini kami akan membahas apa saja yang harus lakukan sebelum memulai pemasaran digital dengan menggunakan situs atau blog bisnis.

Situs atau blog bisnis memang memilik keunggulan yang tidak akan dapat dikalahkan oleh pemasaran media sosial. Situs seperti sebuah rumah milik Anda, yang dapat Anda atur desain juga isi (baca: konten) sesuai keinginan Anda. Bahkan kebijakan penggunaan pun Anda yang menentukan.

Sayangnya, investasi pemasaran melalui blog atau situs bukan hal yang murah. Mengawalinya mungkin hanya butuh beberapa rupiah, namun memelihara dan membangunnya, sungguh tidak murah dan tidak mudah.

Jadi, sebelum memulai situs atau blog bisnis Anda, tidak ada salahnya Anda cek dulu kesiapan Anda dengan tujuh pertanyaan berikut ini.

membangun situs bisnis sulit atau tidak

Bikin Situs Bisnis itu Susah Nggak, sih?

membangun situs bisnis sulit atau tidak
Membangun situs bisnis sebetulnya tidak sesulit yang dibayangkan.

Salah satu obrolan yang paling seru di beberapa grup bisnis ibu-ibu adalah

Bikin situs bisnis itu susah nggak sih? Aduh, saya mah gaptek, nggak ngerti optimasi, SEO, dan kode-kode itu…. Tapi gimana ya, pengen juga sih, punya blog atau toko online gitu.

Begitulah, ibu-ibu meski sebetulnya setrong, tapi kadang sudah baper jika masalah yang berkaitan dengan urusan seperti ini. 🙂

Bukan karena takut belajar, namun waktu untuk belajar bagi para ibu memang sangat terbatas. Pekerjaan rumah, urusan jualan online, mengembangkan produk, inovasi, dan lain sebagainya; sudah menghabiskan waktu para ibu.

Jadi, baiknya bagaimana, ya, perlu tidak situs bisnis untuk usaha online?  Dan jika perlu bagaimana cara membuatnya?

Masalah perlu atau tidak, kami pernah membahas pada post “Apakah Pebisnis Online Perlu Punya Situs“. Nah, untuk memulainya, saran kami beli lah pada penyedia domain dan hosting yang telah cukup lama terkenal reputasinya. 

Ada banyak penyedia hosting dan domain di luar sana, semua menawarkan harga yang kompetitif dan seolah menguntungkan bagi pengguna jasa mereka; tapi saran Emak Digital, pilihlah yang telah memiliki nama, juga memberikan after sales alias service yang baik. Misalnya layanan pengaduan masalah 24 jam, sering memberikan tips, menyediakan edukasi bagi para kustomernya, dan seterusnya.

Menggunakan jasa penyedia domain dan hosting terpercaya, tidak hanya akan membantu bisnis dan pemasaran online, namun juga dapat meningkatkan pendapatan dan tujuan pemasaran Anda berhasil.

Lalu bagaimana cara membuat situs bisnis?

Mulailah untuk mengecek kesiapan Anda dengan menjawab pertanyaan apa tujuan Anda untuk membuat situs; apakah sekedar untuk branding, pajangan produk (toko online), atau malah untuk keduanya. Silahkan baca post ” 7 Hal yang Sebaiknya Anda Ketahui Sebelum Membuat Situs Bisnis” untuk keterangan lebih detil.

Langkah kedua, tentu saja mulai membeli domain dan hosting untuk bisnis Anda. Beberapa penyedia jasa ini kadang memberikan layanan untuk menyiapkan situs hingga siap pakai, beberapa hanya memberikan login CP panel dan konsumen lah yang harus membuat situs sendiri.

Jika ada waktu, Anda bisa membuat dan belajar sendiri. Namun, jika merasa ribet, coba gunakan jasa situs builder seperti nusagates.com. Salah seorang kawan kami mendapatkan full service mulai dari membangun situs, bahkan juga membeli domain dan hosting.

Nah, jangan bingung dan ragu lagi, mulai tetapkan hati untuk memiliki rumah dan toko untuk bisnis online Anda. Salam.

Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya

Nulis Apa di Blog Bisnis? 3 Cara Memulai Tulisan pada Situs atau Blog Bisnis Mungkin Bisa Membantu Anda

Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya
Memulai tulisan pada situs bisnis kadang memang membingungkan. 3 hal berikut, semoga dapat membantu Anda melakukannya

Kendala memulai tulisan pada situs bisnis

Memulai hal-hal kecil seperti membuat tulisan pertama pada situs bisnis, terkadang memang terasa tidak mudah. Merasa tidak percaya diri jika tulisan akan bermanfaat untuk pembaca, merasa kesulitan menentukan kata kunci yang tepat dan bisa memenangkan blog kita pada persaingan pada mesin pencari, membuat daftar “sulit memulai tulisan pada situs bisnis” semakin panjang.

Masih ditambah dengan kenyataan jika membangun situs bisnis butuh usaha nyata, waktu, juga kesabaran dan ketelatenan.

Sudah menjadi rahasia umum jika kita menginginkan hasil yang konsisten, sesuai dengan target yang telah kita tetapkan, sekecil apapun itu, maka hal yang bisa kita lakukan hanyalah 2: konsisten dan disiplin.

Seperti saat ingin menurunkan berat badan dengan hasil yang permanen, maka yang harus dilakukan adalah konsisten mengatur pola makan, olahraga teratur, dan tentu saja disiplin dengan rencana yang telah disusun.

Dan hal itu tidak berbeda jauh dengan dunia blogging.

Ketika membagikan tulisan Anda di media sosial, belum tentu tulisan tersebut akan langsung menjadi viral, atau dibagikan banyak orang. Malah bisa saja hanya beberapa orang saja yang memberikan tanda suka, membaca atau membagikan tulisan Anda.

Blogging, meskipun itu untuk situs bisnis, selayak mengoleksi album-album laris sepanjang masa. Kita harus selalu menunjukkan dan menyesuaikan konten kita dengan pembaca. Selalu berusaha membuktikan bahwa konten kita relevan, dan menunjukkan komitmen kita untuk terus melangkah ke depan. Bagaimana melakukannya? 3 hal berikut ini mungkin bisa membantu Anda.

3 hal yang harus Anda lakukan agar mudah memulai tulisan pertama pada situs bisnis

#1. Analisa persona

Persona adalah karakter fiksi. Dia adalah target positif dan negatif Anda. Target positif adalah mereka yang Anda harapkan untuk datang, berkunjung ke situs bisnis Anda. Target yang kemudian melakukan transaksi atau apapun yang Anda harapkan dari pengunjung situs bisnis Anda.

Sementara target negatif adalah mereka yang tidak menjadi target utama Anda. Dalam kategori ini Anda bisa memasukkan mereka yang diluar jangkauan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Misalnya pelajar yang mencari referensi tulisan, mereka yang berada pada usia persona positif Anda, namun berada di kelas sosial berbeda, memiliki latar pendidikan berbeda, dan seterusnya.

Menentukan persona sangat penting agar Anda mudah menetapkan gaya bahasa, topik, juga writing voice yang tepat untuk situs bisnis Anda.

#2. Tentukan kata kunci

Kata kunci penting untuk situs bisnis Anda. Tujuannya untuk “menghantarkan” mesin pencari menuju ke situs atau blog Anda.

Anda dapat menggunakan Google Trends, Google Keyword Planner (sekarang menjadi Google Ads), keywordtools.io, SEMRUSH, Ahrefs, WordStream, dan masih banyak lagi.

Pilih kata kunci dengan volume pencarian medium. Cara lainnya, modifikasi kata kunci dari Google Trends agar menjadi Long Tail Keywords.

Kumpulkan kata kunci Anda pada sebuah tabel, dan mari lanjutkan pada langkah ketiga. 🙂

#3. Jadwalkan

Salah satu masalah besar dalam membangun situs bisnis adalah konsistensi.

Kami mengetahui, jika ada banyak hal yang seorang pebisnis lakukan. Biasanya, memikirkan pengembangan produk, pemasaran, analisa keuangan adalah hal-hal utama yang seorang pelaku bisnis lakukan. Hingga akhirnya, menulis atau update post situs bisnis berada dalam daftar terakhir to-do-list.

Karena itu, cobalah buat jadwal konten Anda di awal bulan, dan lakukan di pagi hari, ketika Anda belum terganggu dengan jadwal lainnya.

Menjadwalkan konten di awal bulan akan mengurangi jumlah to-do-list harian Anda. Anda pun akan lebih mudah fokus pada jenis konten atau topik yang ingin Anda sampaikan sesuai dengan program pemasaran yang sedang Anda kerjakan.

Bila kemudian Anda masih juga belum memiliki waktu, untuk menuliskannya, cobalah gunakan jasa Content Creator atau Content Writer untuk melakukannya. Pastikan pemberi jasa tersebut bersedia terbuka untuk konsultasi dan membantu keperluan Anda dalam membuat konten yang tepat.

Semoga artikel di atas, dan selamat memulai tulisan pertama pada situs bisnis Anda! 😉

Rahayu,

EmakDigital.com

situs_blog_bisnis_tidak_muncul_di_halaman_pertama_google (2)

Mengapa Situs atau Blog Bisnis Saya Tidak Muncul Di Halaman Pertama Google?

situs_blog_bisnis_tidak_muncul_di_halaman_pertama_google (2)

Banyak variabel yang mempengaruhi mengapa sebuah situs atau blog bisnis tidak muncul di halaman pertama Google

Akhir pekan kemarin, saya beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari dengan menonton kembali episode spesial serial drama korea, W2World.  Sebuah drama yang bercerita tentang tokoh animasi, yang dapat keluar ke dunia nyata.

Ketika pemain utama, Kang Chul, berkata jika di dunia ini ada banyak sekali variabel yang tidak bisa duga, saya tiba-tiba teringat pertanyaan salah seorang kawan, yang merasa resah, mengapa blog barunya tidak juga muncul di halaman pertama Google.

Well, pertanyaan “kapan situs saya akan muncul di mesin pencari Google“, memang sering menjadi pertanyaan utama bagi para pemula. Tidak hanya Anda, saya pun juga mengalaminya. Kita sudah bekerja keras membangun blog atau situs bisnis, tentu saja kita ingin melihat hasilnya bukan?

Seperti yang pernah Emak Digital sampaikan pada artikel “7 Hal yang Harus Anda miliki Sebelum Membangun Situs“, untuk dapat menghasilkan seperti yang Anda harapkan, paling tidak situs blog biasanya butuh waktu setidaknya 6 bulan. Itupun, dengan syarat, Anda konsisten update blog, berbagi di media sosial, dan aktivitas pendukung lainnya.

Selain itu, masih ada banyak faktor yang mempengaruhi mengapa sebuah situs tidak muncul di mesin pencari Google.

Oya, ada yang harus Anda garis bawahi disini, tidak ada seorangpun yang tahu pasti bagaimana robot Google bekerja mengindeks sebuah situs.

Seperti Kang Chul bilang, ada banyak variabel di dunia ini; begitu juga dengan cara kerja mesin pencari Google, banyak faktor yang digunakan untuk memasukkan sebuah situs atau halaman ke dalam indeks pencarian Google. Bahkan, Google sendiri menyatakan hal tersebut dalam salah satu halaman Webmasternya.

Okay, jadi apakah kita harus menyerah pada variabel? Tentu saja tidak. Anda berselancar dan menemukan situs ini karena sedang mencari jawaban bukan? Baik, mari kita diskusikan satu persatu.

mengembangkan bisnis dengan Google Bisnisku

Ingin Mengembangkan Bisnis UKM Anda? Manfaatkan saja Google Bisnisku

mengembangkan bisnis dengan Google Bisnisku

Hari Sabtu dan Minggu lalu, Emak Digital mendapat kesempatan untuk belajar bersama Google. Program pembelajaran ini memang merupakan salah satu program Google untuk membantu mengembangkan bisnis UKM dengan Go Digital.

Alasan UKM perlu Go Digital untuk mengembangkan bisnis

Saat ini, sebagian besar konsumen lebih suka berbelanja online. Mulai dari mencari referensi produk yang dibutuhkan, hingga review pun, dunia “worldwideweb” selalu menjadi pilihan pertama. Dengan alasan inilah UKM akan lebih memiliki peluang berkembang lebih baik.

Salah satu contoh pengusaha UKM yang saat ini telah go online adalah Toserda, Toko Serba Lada Bandung. Menurut pendiri Toserda, 80% pembeli datang dari pemasaran online yang Beliau lakukan.

Google Bisnisku, partner tepat untuk mengembangkan bisnis UKM

Google Bisnisku, partner tepat untuk UKM mengembangkan binis
Google Bisnisku, partner tepat untuk UKM mengembangkan binis

Sebagai mesin pencari terbesar di dunia, Google adalah partner terbaik yang dapat UKM pilih untuk mengembangkan bisnis. Google sendiri memiliki banyak platform yang bisa digunakan oleh UKM untuk go digital. Dan salah satu platform tersebut adalah Google Bisnisku.

Saat ingin mengembangkan bisnis dengan melakukan pemasaran digital atau istilah sehari-harinya, jualan online, UKM sering diajak untuk membuat situs atau blog. Tapi sebetulnya situs atau blog tidak selalu menjadi jawaban.

Untuk membuat situs bisnis, pelaku usaha perlu juga tahu bagaimana menentukan konten, merancang konten, dan masih banyak lagi. Namun, dengan menggunakan Google Bisnisku pelaku usaha cukup membuat akun dan mengisi beberapa bagian informasi yang berkaitan dengan bisnis yang dimiliki.

Kelebihan dari Google Bisnisku

1. Sederhana

Tidak perlu membayangkan kerumitan membuat situs bisnis, atau merancang konten untuk media sosial terlebih dahulu, cukup daftarkan nama bisnis Anda, lengkapi dengan alamat usaha, dan cara Anda menghantarkan barang menuju konsumen, Anda sudah dapat memiliki tempat usaha digital.

2. Membantu Anda berada di halaman pertama Google

Apa yang paling Anda sering dengar saat pertama kali mencoba pemasaran digital (jualan online); media sosial dan menjadi nomor satu pada mesin pencari bukan?

Ya, jika Anda ingin ditemukan pelanggan dalam mesin pencari, yang perlu Anda lakukan adalah berada di halaman pertama mesin pencari.

Bisnis yang berada pada halaman pertama akan memiliki kesempatan dilihat oleh pelanggan 38% lebih tinggi dibanding usaha yang ada di halaman kedua atau lebih.

Gambarannya seperti saat Anda mencari sebuah tempat usaha, atau ingin membeli sebuah produk online, selain deretan e-commerce yang menawarkan barang yang Anda butuhkan, biasanya Anda akan mendapatkan daftar nama toko pada lokasi Anda.

Dengan memiliki akun Bisnisku usaha Anda juga akan memiliki kesempatan untuk dapat berada pada daftar tersebut. Dan usaha yang berada dalam daftar Google Bisnisku (listing Google Bisnisku) ternyata memiliki kesempatan 9x lebih banyak dikunjungi oleh calon pelanggan.

Kunjungan situs, sama arti dengan potensi konversi atau penjualan. Dengan kata lain, berada dalam listing atau daftar Google Bisnisku sama arti menaikkan potensi Anda untuk melakukan penjualan.

3. Dilengkapi dengan data statistik kunjungan

Sering bingung darimana pembeli Anda datang? Bisnis Anda berada di halaman pertama tapi jarang terjadi penjualan?

Nah, Google Bisnisku Data Insight akan membantu menjawab pertanyaan diatas.

Google Bisnisku telah dilengkapi dengan data statistik yang akan membantu Anda mengetahui bagaimana perilaku, kota asal, serta data lain calon konsumen yang mengunjungi situs atau landing page Anda.

Dengan melihat insight Google Bisnisku, Anda akan dapat mengefektifkan kerja dan mengembangkan bisnis Anda. Kapan saja pelanggan terbanyak mencari informasi tentang bisnis Anda, apa saja yang mereka lakukan setelah mendapatkan informasi, dan masih banyak lagi.

4. Dilengkapi dengan peta

Google Bisnisku juga dilengkapi dengan opsi telepon dan petunjuk arah dimana pelanggan dapat menemukan tempat usaha Anda. Jadi, calon pelanggan Anda tidak perlu untuk berpindah aplikasi atau jendela pencarian untuk dapat segera melakukan transaksi.

Bukankah, kemudahan bagi pelanggan untuk menemukan bisnis Anda juga merupakan potensi konversi penjualan bukan?

5. Dilengkapi dengan website gratis sebagai landing page

Masih belum puas jika tidak memiliki situs untuk bisnis Anda? Tenang saja, Google Bisnis juga telah dilengkapi dengan website gratis yang dapat Anda gunakan sebagai landing page bisnis Anda.

Cara membuat akun Google Bisnisku untuk mengembangkan bisnis

Setelah mengetahui manfaat Google Bisnisku untuk bisnis Anda, kini saatnya Anda membuat akun Google Bisnisku untuk bisnis Anda.

Ada dua cara yang bisa Anda untuk membuat, melalui situs google.co.id/bisnisku dan yang kedua melalui aplikasi Google Bisnisku. Untuk membuat akun Google Bisnisku tentu saja Anda harus memiliki akun Gmail.

Cara membuat akun Google Bisnisku dari desktop

  1. Ketikkan nama bisnis Anda pada kolom pencarian mesin pencari (browser). Jika pada hasil pencarian nama bisnis Anda telah muncul. maka klik opsi “Pemilik Bisnis Ini”, dan lanjutkan dengan langkah tiga. Tapi jika nama bisnis Anda tidak muncul, maka lanjutkan ke langkah nomor 2.
  2. Bukalah halaman Google Bisnisku dengan mengetikkan google.co.id/bisnisku.
  3. Masukkan alamat surel atau akun gmail dan kata sandinya.
  4. Isi setiap kolom yang muncul pada jendela layar, sesuai dengan pertanyaan yang diberikan. Khusus untuk penulisan alamat bisnis, isikan nama bisnis pada kolom pertama, alamat lengkap pada baris kedua. Berikan tanda pagar (#) sebelum nomor alamat bisnis Anda. Contoh: Jl. Melati no. 8 maka menjadi Jl. Melati #8.
  5. Tetapkan penanda dan pin lokasi bisnis Anda.
  6. Pilih “Lanjutkan”
  7. Lakukan pengecekan ulang, dan kemudian beri tanda ceklist “Saya berwenang untuk mengelola bisnis ini dan saya menyetujui Persyaratan dan Layanan”
  8. Pilih “Vderifikasikan nanti”
  9. Setelah langkah 8, Anda akan dibawa ke dashboard Google Bisnisku. Lengkapi informasi tentang bisnis Anda; misalkan jam layanan bisnis, alamat situs, jenis layanan, nomor telepon, atau apapun yang ingin Anda cantumkan. Pada halaman dashboard ini, Anda juga dapat mengubah alamat tempat bisnis Anda.
  10. Unggah foto tentang bisnis Anda, untuk menarik perhatian pembeli atau pengguna jasa Anda.
  11. Jika semua data telah Anda isi dengan benar, maka pilihlah tombol verifikasi, untuk meminta Google Bisnis mengenali dan memverifikasi bisnis Anda.

Cara membuat akun Google Bisnisku dari ponsel pintar

  1. Instal Google Bisnisku pada perangkat selular bergerak Anda (tablet, telepon genggam, atau ponsel pintar)
  2. Pilih akun Google yang hendak Anda gunakan
  3. Isikan informasi tentang bisnis Anda sesuai yang tertera pada layar aplikasi
  4. Pilih verifikasikan nanti, dan bukalah dashboard Google My Business Anda. Lengkapi semua data dan informasi yang diperlukan (jam buka bisnis, jenis layanan, apakah Anda melayani ditempat, atau hanya mengirimkan jasa dan produk Anda dan seterusnya)
  5. Bila telah yakin dengan semua informasi yang Anda masukkan, maka pilihlah tombol verifikasi.

Nomor verifikasi biasanya dikirimkan tig hingga lima hari kerja. Jika dalam kurun waktu tersebut Anda belum mendapatkan verifikasi, silahkan hubungi layanan Google Bisnisku.

Bagaimana, mudah bukan membuat akun Google Bisnisku? Ayo, kembangkan usaha Anda dengan membuat akun di Google Bisnisku.

Haruskah Pebisnis Online Memiliki Situs Bisnis?

Beberapa hari lalu, salah satu teman Emak Digital yang sedang belajar membangun blog bisnis, mengeluh. Beliau menyerah jika harus terus-menerus berkutat dengan blog dan tulisan.

“Order saja sudah numpuk, bagaimana mau nulis? Belum lagi harus ada pengembangan bisnis,” begitu keluhnya. Admin Emak Digital pun membatin, itulah mengapa ada jasa Content Creator seperti Emak Digital ini 🙂

Tak berapa lama, Beliau pun bertanya, “Apa harus punya situs atau blog bisnis, jika ingin menjalankan usaha online?” Nah!

Seberapa penting pebisnis online memiliki situs bisnis?

Jujur, jika Emak Digital hanya berpikir tentang keuntungan dan potensi untuk mendapatkan job, maka jawabannya pasti “Iya, seorang pebisnis online wajib punya situs bisnis.”

Sayangnya, fakta diluar sana tidak seperti itu. Kami kenal beberapa pelaku bisnis online, yang tidak memiliki atau menggunakan situs bisnis untuk memperlancar kegiatan pemasaran mereka. Salah satunya adalah mentor bisnis kami, Ibu Indari Mastuti.

Pemilik Indscript Creative ini, sekarang memperluas lini bisnisnya di bidang fashion dengan mendirikan IndsBlack. IndsBlack khusus memproduksi handsock atau sarung tangan untuk para wanita.

Sejauh yang kami tahu, Beliau hanya menggunakan Facebook sebagai sarana pemasarannya (meskipun pada akhirnya Beliau membangun situs untuk pemasaran dan katalog Inblack). Dan pemasaran Beliau pun sudah sangat sukses besar. Jaringan marketer yang menyasar kelas ekonomi menengah ini, tersebar di seluruh penjuru Indonesia, bahkan hingga keluar negeri.

Jadi, penting atau tidak penting sebuah situs bisnis, sebetulnya tergantung pada kebutuhan dan pangsa pasar Anda. Jika sasaran Anda memang mereka yang berada diseluruh dunia maya, biasa berselancar untuk menemukan produk yang mereka butuhkan, ya, silahkan saja, bangun dan buat situs Anda agar selalu ada di halaman pertama mesin pencari.

Begitu juga jika pangsa pasar lebih banyak berada di media sosial, gunakan saja aplikasi tersebut untuk memaksimalkan omset Anda.

Hanya saja, situs atau blog bisnis memang memiliki satu kelebihan dibandingkan platform pemasaran media sosial.

Kelebihan situs atau blog bisnis dibanding media sosial dan platform pemasaran lainnya

Pernahkan Anda mendengar iklan pembuatan situs atau blog bisnis? Biasanya pada iklan tersebut akan diberi tambahan, alasan mengapa blog bisnis sangat penting untuk pemasaran online Anda.

Anda mungkin akan mendengar jika situs bisnis berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas, mengurangi biaya percetakan, sebagai identitas bisnis, dan masih banyak lagi.

Kelebihan diatas memang tidak salah, tapi ada satu hal yang paling kami rekomendasikan, dan jadikan alasan mengapa seorang pebisnis online perlu memiliki situs atau blog bisnis; yaitu keleluasaan Anda untuk mengontrol konten, perilaku pembaca, cara hendak berpromosi, dan masih banyak lagi.

Karena situs bisnis, ibarat sebuah rumah yang Anda miliki. Apapun yang hendak Anda lakukan pada rumah tersebut, tidak ada yang bisa membatasi.

Beda halnya dengan media sosial. Platformnya saja sudah bukan milik Anda bukan? Dan tentu saja cara Anda memasarkan produk atau jasa, harus mengikuti peraturan si Pemilik platform.

Jika kemudian platform media sosial itu tutup pun, tidak ada yang bisa Anda lakukan (Anda generasi 80-90an tentu familiar dengan Multiply, bukan?).

Semua foto, konten, bahkan daftar kustomer yang pernah Anda kumpulkan, akan ikut hilang.

Salah seorang guru SEO kami pernah berkata,

“Silahkan gunakan tools, media sosial atau apapun untuk berpromosi, tapi mulailah bangun situs atau blog bisnis. Ibarat di musim hujan, situs atau blog bisnis adalah payung, cadangan, yang bisa kita gunakan saat semua tools dan media sosial mengubah algoritma, peraturan, atau apapun namanya.”

Jadi, apakah situs atau blog bisnis penting? Sekali lagi, tergantung kebutuhan Anda.

Jika Anda bicara tentang pemasaran online jangka panjang, maka sebaiknya Anda pertimbangkan untuk memilikinya.

Jika waktu menjadi kendala, gunakan saja jasa Content Creator, Content Writer, SEO spesialist, atau siapa saja sesuai dengan kebutuhan pemasaran online Anda.

Tapi, bila yang Anda butuhkan saat ini adalah putaran dana secepatnya, maka pilihlah platform dimana pasar terbesar Anda berada.

Bagaimanapun, ada beberapa kesiapan yang sebaiknya Anda penuhi, sebelum memulai sebuah situs atau blog bisnis.

Apa saja check list kesiapannya? Emak Digital akan bahas dalam post berikutnya.

Salam,

Rahayu, EmakDigital.com